1. Bulan Obral Cinta?

    Februari, bulan penuh cinta, katanya. Tapi yang kuterima hanya janji-janji, menunggu kabar yang tak lekas kembali. Hingga langit diatas mulai bosan menumpahkan tangisnya, untuk menutupi air mata kesedihan yang mengalir dari bola mataku. Begitu pula sang bintang, bosan menampakkan sinarnya menemani gelapnya hari tanpamu. Disaat yang sama dia datang tanpa aba-aba, mendobrak pintu hati yang sudah tertutup rapat untukmu, dengan sebuah cokelat dan sebuah surat. Meminta aku menjadi pasangannya dikemudian hari, berjanji untuk mencintai sepenuh hati. Hati dan akalku tidak selaras, sang hati meminta agar tetap menanti tapi akalku memilih dia yang mencintai sepenuh hati. Ketika aku hendak memilihnya, ternyata dia sudah bersama pasangannya, dan ketika aku memilih menantimu, kuterima surat pernikahanmu Februari, bukan bulan penuh cinta, hanya bulan pengundang lara. Dimana manusia banyak mengobral cintanya, janji manisnya, lalu pergi begitu saja. Mengatakan sumpah setia, mengatasnamakan sebuah cinta, tapi nyata berkhianat dengan segala cara …


  2. Tentang Resolusi!

    Resolusi, seharusnya menjadi solusi mendapatkan hidup yang lebih baik lagi. Bukan hanya menjadi ajang pameran pada story-story di media sosial saat ini. …


  3. Loncatan Kenangan?

    Terdiam, hingga mata terpejam, diantara padang ilalang tubuhnya bersandar pasa sebuah batang. Mengingat kembali segala kenangan yang terjadi saat satu tahun silam. Lompatan-lompatan kenangan membawanya menjauh dari linimasa saat ini. …


  4. Generasi-Generasi Menunduk?

    Lagi-lagi panorama yang terhampar di dalam kedai ini dipenuhi oleh sesak makhluk yang lebih suka menunduk, sedangkan mereka saling berhadap-hadapan. Apakah mereka malu karena tidak saling tahu? Lalu untuk apa mereka bersama dalam satu meja? …


  5. Kembali Menulis!

    Halo kawan, ini adalah postingan pertama aku di blog baru. Setelah sekitar 3 atau 4 tahun nggak nulis lagi di blog karena dulu menulis tidak dari hati (cielah :smile:), aku pikir jiwa penulis yang dulu ada perlu dihidupkan kembali. …